Gejala dan Penyebab Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat adalah suatu penyakit yang banyak dikeluhkan oleh lansia, dimana akan terasa sakit dibagian persendian. Rasa sakit yang dirasakan indikasikan denga munculnya bengkak pada beberapa penderita. Namun yang paling dominan adalah rasa sakit pada beberapa persendian yang meliputi jempol kaki, tungkai, dan lutut. Sebenarnya usia tidak menjadi patokan dalam menderita asam urat, hanya saja faktor resiko menderita asam urat akan lebih tinggi dibandingkan dengan yang masih berusia muda.

Penyebab Penyakit Asam Urat

Penyakit Asam Urat disebabkan oleh penumpukan asam urat di dalam sendi. Limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh menumpuk sehingga membentuk asam urat. Urine dan tinja adalah salah satu cara mengeluarkan asam lambung yang berada didalam tubuh. Jika jumlah asam urat yang diproduksi lebih besar dari pada jumlah yang diproduksi oleh tubuh, kemungkinan besar asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium, urat dengan ukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut mengganggu lapisan sendi karena sudah masuk ke ruang persendian, maka dapat terjadi peradangan yang menyebabkan rasa sakit.

Pemicu naiknya kadar asam urat di dalam darah salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang dikonsumsi. Atau bisa juga jika kita mengkonsumsi minuman manis dan atau minuman beralkohol terlalu berlebih. Contoh makanan ber zat purin tinggi : jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau).

Orang yang sedang menjalani pengobatan dengan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi akan lebih rentan atau beresiko untuk mengidap asam urat. Atau penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme.

Penyakit asam urat juga diduga sebagai penyakit turunan alias penyakit genetik. Berarti mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Pengidap asam urat lebih banyak di idap olah pria, kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat memiliki beberapa gejala klasik yang didertita dan bisa menjadi indikasi bahwa anda sedang terkena penyakit asam urat. Hal domninan yang dirasakan adalah sakit pada persendian. Gejala penyakit asam urat yang umum terjadi adalah sendi yang tiba-tiba terasa sangat sakit (terutama sendi jempol kaki).

Dengan gejala umum yang sering kali diderita penyakit ini terutama sendi jempol kaki, menyebabkan penderita menjadi kesulitan untuk berjalan akibat rasa sakit yang diderita amat sangat mengganggu. Gejala-gejala biasanya lebih sering terjadi pada malam hari, namun bisa saja gejala-gejalanya menyerang kapan saja.

Anggota tubuh lain yang berupa persendian yang terletak di ujung anggota badan pun rentan terkena serangan penyakit asam urat. Beberapa sendi yang biasa terkena serangan penyakit asam urat diantaranya adalah telapak kaki tengah, sendi pergelangan kaki, bagian lutut, bagian pergelangan tangan, juga jari-jari tangan, dan bagian siku.

Adapun bentuk serangan penyakit asam urat biasanya berupa nyeri yang berkembang dengan cepat dalam waktu beberapa jam saja. Rasa nyeri hebat ini juga akan disertai dengan pembengkakan bagian, sensasi rasa panas, serta kulit yang melapisi sendi akan muncul warna kemerahan.

Adapun rentang waktu serangan penyakit asam urat umumnya berlangsung dalam kurun 3-10 hari. Pada saat gejala mereda, dan bengkak pada bagian mengempis, bagian kulit pada sekitar sendi yang kena serangan akan berubah dan nampak bersisik, juga terkelupas, dan kulit akan terasa gatal. Walaupun serangan dapat reda dengan sendirinya, tetapi kondisi ini tidak boleh terus diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan, antara lain untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, risiko penyebaran ke sendi-sendi yang lain, dan risiko kerusakan permanen pada sendi.

Diagnosis Penyakit Asam Urat

Untuk benar-benar memastikan apakah penderita gejala menderita penyakit asam urat atau tidak, perlu dilakukan beberapa tes khusus untuk mengukur kadar asam urat atau melihat keberadaan kristal-kristal zat tersebut di dalam sendi. Namun sebelum melakukan tes tersebut, pertama-tama dokter biasanya akan menanyakan pada Anda tentang beberapa hal, yaitu:

  • Lokasi sendi yang terasa sakit.
  • Seberapa cepat gejala berkembang.
  • Seberapa sering gejala tersebut muncul.
  • Konsumsi makanan yang mungkin dengan kadar purin tinggi.
  • Konsumsi minuman beralkohol atau minuman berkadar gula fruktosa.
  • Penggunaa obat-obatan pemicu penyakit asam urat.
  • Penyakit dengan komplikasi penyakit asam urat yang mungkin sedang diderita.
  • Riwayat kesehatan keluarga Anda.

Adapun salah satu jenis tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kristal asam urat adalah dengan tes cairan sendi. Dalam tes ini dokter akan mengambil sampel berupa cairan sinovial sendi yang mengalami radang.

Dengan terlihatnya kristal-kristal natrium pada sampel cairan sinovialnya maka bisa dipastikan bahwa anda sedang mengidap penyakit asam urat. Dan memastikan bahwa gejala yang sedang diderita tidak disebabkan oleh penyakit lain dengan gejala yang hampir sama.

Jenis tes lain yang dilakukan adalah dengan pemindaian ultrasound (USG). Tes ini sudah banyak dipakai karena dianggap paling sederhana dan aman untuk bisa mendeteksi atau melihat keberadaan kristal natrium urat di dalam sendi yang sedang mengalami radang atau bahkan di dalam lapisan kulit dalam.

Sedangkan tes yang umum dilakukan adalah dengan cara pengukuran kadar asam urat didalam darah melalui tes darah, Biasanya dilakukan kira-kira satu bulan setelah penderita merasakan gejala penyakit asam urat. Adapun perlu menunggu waktu selama satu bulan adalah karena tingkat asam urat cenderung menurun saat gejala terasa.

Pengobatan Penyakit Asam Urat

Selama mengalami serangan penyakit asam urat baiknya untuk beristirahat dengan cukup. Bagian sayang sedang terkena radang, maka harus dijaga dengan baik agar tidak terkena benturan. Posisikan tungkai dengan baik. Hal yang bisa dilakukan adalah mengompres sendi dengan sekantong es selama sekitar dua puluh menit, guna membantu meredakan rasa nyeri pada bagian sendi. Adapun cara mengompres yang baik adalah tidak mengompres lebih dari 20 menit, karena dan jangan menempelkan es secara langsung ke kulit karena dapat merusak kulit.

Jenis obat yang umum digunakan untuk meredakan peradangan dan rasa nyeri adalah jenis obat dari kelompok antiinflamasi nonsteroid (OAINS), contoh : indometasin, diclofenac, naproxen, dan etoricoxib. Namun efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan OAINS adalah sakit maag dan gangguan pencernaan. Agar meminimalkan efek samping yang timbul tersebut, biasanya akan disertai obat penghambat pompa proton (PPI) sebagai penyerta resep obat OAINS.

Jika kondisi yang membutuhkan obat lain dikarenakan OAINS sudah tidak mampu meredakan rasa nyeri, biasanya obat yang diresepkan adalah kortikosteroid. Jika penggunaan kortikosteroid dalam dosis rendah dalam jangka waktu yang lama biasanya efek samping yang diderita adalah seperti otot terasa lemas, kulit mudah memar, penipisan tulang, dan kenaikan berat badan.

Pencegahan Penyakit Asam Urat

Beberapa cara yang efektif dalam pencegahan penyakit asam urat dan biasa disarankan untuk dapat mencegah dan mengobati penyakit asam urat diantaranya.

  • Cara yang tepat guna mencegah penyakit asam urat adalah mengurangi berat badan jika memang penderita memiliki proporsi tubuh kegemukan (obesitas), karena kondisi fisik seperti itu rentan terhadap serangan penyakit asam urat.
  • Olahraga tidak boleh dilupakan, tetapi pemilihan jenis olahraga yang tepat agar tidak menimbulkan sakit pada persendian diantaranya adalah renang. Karena air dapat ikut menopang berat badan sehingga sendi tidak terlalu mengalami tekanan. Disarankan menghindari olah raga yang dapat memberikan tekanan pada sendi yang meradang.
  • Konsumsi air putih secukupnya setiap hari. Air juga bisa memperlancar pembuangan asam urat melalui urine untuk meminimalkan risiko pembentukan kristal. Adapun jumlah air putih yang disarankan adalah sekitar 6-8 gelas air mineral per hari, bahkan lebih banyak jika kita juga rutin melakukan olahraga atau sedang berada di bawah cuaca panas.
  • Konsumsi Vitamin C guna mencegah penyakit asam urat dengan cara meningkatkan kinerja ginjal dalam membuang asam urat yang ada di tubuh kita. Adapun dosis vitamin C yang dianjurkan adalah 500 miligram per hari. Namun sebelum Anda mengonsumsi suplemen vitamin C, baiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter karena dikhawatirkan memperburuk kondisi kesehatan jika memiliki masalah kesehatan jika memiliki kelebihan Vitamin C.

Produk Unggulan Berkualitas Sagala Herbal

Nutrinext KapsulNutrinext Kapsul- Merupakan multivitamin & mineral untuk mencukupi kebutuhan nutrisi untuk mengoptimalkan dan membantu proses penyembuhan penyakit kronis, menjaga kesehatan, dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit juga infeksi.
Nutrinext LastabuminLastabumin - Madu anak yang diformulasikan dari madu terbaik, albumin ikan gabus, ekstrak temulawak, dan ekstrak pegagan. Madu Lastabumin untuk menambah nafsu makan dan tingkatkan daya tahan tubuhnya.
Mitoha Golden GamatMitoha Golden Gamat - Produk herbal alami yang berbentuk jelly dan berbahan dasar gamat berkualitas yang diproduksi oleh PT. JHP dan sudah legal dan terdaftar di BPOM RI yang didistribusikan oleh Mitoha Bersaudara
Kopi KopdarKopi Kopdar - Kopi untuk menambah vitalitas pria dewasa, dengan cita rasa terbaik disuguhkan untuk anda.
Habbatun Plus Propolis TrigonaHabbatun Plus Propolis Trigona - Campuran sebagai ekstrak dari Habbatussauda, Propolis Trigona, dan minyak Zaitun. Agar dapat dikonsumsi dengan mudah dan efektif.
GizidatGizidat - Madu anak yang diformulasikan dari madu hutan alami, ekstrak ikan sidat, ekstrak temulawak dan probiotik. Gizidat adalah Madu Anak untuk menambah nafsu makan dan tingkatkan daya tahan tubuhnya.